Press Release: Integrasi Studi Tentang Islam 2015

Press Release: Integrasi Studi Tentang Islam 2015

Depok – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai kepemimpinan Islam di FEB UI, Forum Studi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FSI FEB UI) kembali menyelenggarakan acara Integrasi Studi Tentang Islam (ISTI) yang diikuti oleh mahasiswa FEB UI. Acara ini merupakan salah satu program dakwah (prodak) dibawah tanggung jawab departemen MDC (Muslim Development Center). Peserta terdiri dari sebagian besar Mahasiswa Baru FEB UI 2015, serta beberapa mahasiswa FEB UI 2013 dan 2014, jumlah keseluruhan peserta yaitu 54 orang. Acara yang mengusung tema “Insightful Leader ini berlangsung selama tiga hari,  6 November 2015 di Masjid UI dan 7-8 November 2015 di Villa Pantai Karoeng, Pandeglang, Banten. Pada umumnya ISTI 2015 terbagi menjadi 4 kegiatan utama yaitu pemberian materi, games, debat dan outdoor activity.

1

Pada hari pertama (6/11), registrasi dibuka pada pukul 20.00 WIB di Aula Utama Masjid Ukhuwah Islamiyah. Banyak peserta yang datang tidak tepat waktu sehingga acara baru dimulai 30 menit kemudian dengan kegiatan Focus Group Discussion bertemakan “Islamic Worldview” yang dipandu oleh panitia. Setelah Focus Group Discussion selesai, dilanjutkan dengan materi “Islamic Worldview” yang disampaikan oleh Ustadz Yusuf Wibisono hingga sekitar pukul 23.00 WIB, kemudian para peserta dipersilahkan untuk beres-beres dan beristirahat, peserta perempuan di aula selatan dan peserta laki-laki di aula utara.

Di hari kedua (7/11) para peserta dan panitia bangun pada dini hari untuk melaksanakan Qiyamullail berjamaah dan kemudian dilanjutkan dengan tilawah sambil menunggu datangnya waktu Subuh. Selepas melaksanakan salat subuh, para peserta dan panitia bersiap berangkat menuju Villa Pantai Karoeng, Pandeglang, Banten. Sarapan dibagikan dan dilaksanakan di dalam bus. Perjalanan dari Depok menuju Pandeglang memakan waktu sekitar 5 jam. Sesampainya di lokasi pada sekitar pukul 10.00 WIB, para peserta dibariskan di lapangan samping aula untung melaksanakan apel. Dalam apel ini disampaikan kepada peserta tentang pentingnya keseriusan peserta selama menjalankan kegiatan ISTI 2015, disini peserta diminta menentukan sendiri konsekuensi yang harus mereka jalani jika melanggar “Respect to time, people and system”.

2

Setelah kesepakatan selesai, peserta dipersilahkan menaruh barang bawaan mereka masing-masing dan bersiap untuk mengikuti rangkaian kegiatan selanjutnya yaitu pemaparan materi kedua yang bertema “Strength Typology” oleh Ustadz Adrian yang memang merupakan trainer dalam pencarian bakat. Pada sesi ini, peserta diberikan pemaparan tentang bagaimana cara untuk mengetahui bakat dan kekuatan yang dimilikinya sehingga peserta dapat mengenali potensi diri. Peserta terlihat antusias dan mengajukan banyak pertanyaan terkait dengan bakat mereka dan bagaimana menyikapi bakat yang tidak sesuai dengan minat, dan sebagainya. Pemahaman akan bakat ini dapat membantu peserta dalam mengetahui dinamika kekuatan individu yang berbeda-beda dan bagaimana cara menempatkan kekuatan yang berbeda-beda tersebut ke dalam sebuah tim.

3

Setelah materi selesai pada waktu zuhur, para peserta melaksanakan salat zuhur berjamaah yang dijamak-qashar dengan salat ashar, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan mentoring selama kurang lebih satu jam. Setelah makan siang, peserta dimobilisasi ke ruang makan untuk makan siang. Usai makan siang, rangkaian kegiatan selanjutnya yaitu pemaparan materi yang bertema “Characteristic of Muslim Leader” yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Ferous, inti dari materi ini ialah bagaimana seorang pemimpin muslim harus berkarakter supaya membawa manfaat baik bagi orang-orang yang dipimpinnya maupun bagi orang disekitarnya. Dengan berakhirnya pemaparan materi ini maka selesailah keseluruhan kegiatan pemaparan materi. Kegiatan dilanjutkan dengan berbagai macam pengaplikasian materi tadi ke dalam rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh panitia. Salah satunya ialah games terpisah antara ikhwan dan akhwat yang dilaksanakan hingga sekitar pukul 17.30 WIB.

4

5

Seusai games, peserta diberi waktu bebas sambil menunggu masuknya waktu salat maghrib. Selepas melaksanakan sholat maghrib yang dijamak-qashar dengan isya, peserta kembali melaksanakan mentoring dengan kelompok mentornya masing-masing. Setelah itu dilanjutkan dengan makan malam di ruang makan hingga pukul 20.30 WIB.

Usai makan malam, kegiatan dilanjutkan dengan debat. Kegiatan ini bermaksud untuk mengasah pemahaman peserta mengenai isu-isu strategis seputar Islam. Debat berjalan dengan antusiasme yang luar biasa dari para peserta. Mereka dengan serius berdiskusi dan menyampaikan argumen mereka sesuai dengan yang telah diarahkan oleh para moderator debat.

6

Kegiatan diakhiri dengan kemenangan peserta sebagai pasukan Turki Utsmani setelah mereka berhasil menembakkan amunisi kepada kaisar dari Byzantium di pasukan panitia. Setelah itu Ustadz Agung memberikan komando untuk membersihkan sampah dari amunisi yang telah banyak bertebaran di lapangan tersebut. Seusai operasi semut, Ustadz Agung mengumpulkan seluruh peserta dan panitia untuk melakukan briefing terakhir. Dan berakhirlah acara puncak dari kegiatan ISTI 2015.Akhirnya pada hari ketiga (8/11) para peserta kembali bangun pada dini hari untuk melakukan salat malam, tilawah, membaca al-matsurat dan melakukan salat subuh berjamaah. Lalu kemudian kegiatan yang telah ditunggu-tunggu akhirnya tiba, yaitu simulasi Latuftahanna sebagai rangkaian acara outdoor activity. Setelah sarapan, peserta berkumpul di lapangan atau medan yang telah disiapkan sebelumnya oleh panitia yang dipandu oleh Ustadz Agung. Setelah melakukan uji coba pada beberapa medan, akhirnya simulasi Latuftahanna pun dilaksanakan. Sambil tetap dibimbing oleh Ustadz Agung, peserta menjalankan kegiatan dengan lancar dan semangat yang tinggi walau hanya sempat tidur beberapa jam saja. Seluruh babak berhasil dilaksanakan dengan kelompok pasukan Turki Utsmani memimpin skor dari Byzantium. Di akhir acara, Ustadz Agung menutup simulasi Latuftahanna dengan memberikan kesempatan kepada panitia untuk berpartisipasi sebagai Byzantium dan peserta sebagai pasukan Turki Utsmani. Perang penutup itu sangatlah meriah dengan euforia peserta panitia yang saling melempar amunisi satu sama lain.Hingga sekitar pukul 22.00 WIB rangkaian acara debat selesai dan seharusnya menutup kegiatan peserta pada hari itu. Namun ternyata ada kejutan dari Ustadz Agung Waspodo yang merupakan narator dan pemandu simulasi Latuftahanna yang merupakan rangkaian acara outdoor activity esok paginya, beliau meminta waktu peserta untuk melakukan briefing khusus terkait dengan simulasi Latuftahnna yang merupakan reenactment perang antara Turki Utsmani dengan Byzantium. Briefing diberikan dengan penjelasan ulang tentang sejarah perang tersebut yang dijelaskan secara runut dengan total 12 babak. Peserta terlihat sangat bersemangat dan walau sudah diserang oleh rasa kantuk, rasa penasaran mereka membuat mereka tetap serius memperhatikan setiap penjelasan Ustadz Agung dan bahkan mereka membagi kelompok saat itu juga serta menyusun strategi untuk menghadapi kegiatan simulasi Latuftahanna esok hari hingga tengah malam.

8

Para peserta dipersilahkan untuk bersih-bersih dan membereskan barang bawaan sebelum berkumpul di aula untuk melaksanakan acara penutupan. Setelah salat zuhur dan makan siang, acara penutupan dimulai di aula, di sana diberikan penghargaan bagi peserta dari partisipasi mereka selama rangkaian kegiatan ISTI 2015 dalam bentuk award. Setelah itu dilaksanakan foto-foto bersama seluruh peserta dan panitia untuk menutup kegiatan ISTI 2015 dan kemudian dilanjutkan dengan mobilisasi ke bus untuk perjalanan kembali ke Depok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *