Pake Eyeliner, Boleh Nggak Sih?

Pake Eyeliner, Boleh Nggak Sih?

Pake Eyeliner, Boleh Gak Sih?

Tau nggak sih ladies, eyeliner merupakan salah satu alat make-up yang digandrungi kaum hawa saat ini ternyata sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Pada zaman Rasulullah, eyeliner ini terkenal dengan sebutan celak, dan sering digunakan oleh perempuan maupun laki-laki.  Salah satu celak yang bagus di zaman Rasulullah adalah celak itsmid yang terbuat dari batu hitam kemerahan.

Mengapa orang di zaman Rasulullah sering memakai celak atau eyeliner?

Menurut hadist riwayat Al-Tirmidzi,  “Dari Ibnu Abbas bahwasannnya Nabi SAW berkata, ‘Hendaklah kalian bercelak dengan itsmid, karena sungguh ia dapat memperjelas pandangan dan menumbuhkan rambut (mata). Ibnu Abbas mengatakan bahwa Nabi SAW memiliki botol tempat celak, yang biasanya beliau memakainya setiap malam, tiga kali di bagian mata ini (kanan) dan tiga kali di bagian mata ini (kiri).”

Selain itu dalam HR Ath-Thabrani juga dijelaskan, “Pakailah celak itsmid karena ia menumbuhkan bulu mata, menghilangkan kotoran mata, dan menjernihkan pandangan.” Sementara dalam Zaadul Ma’ad, Ibnul Qayyim mengatakan, “Celak dapat menjaga kesehatan mata, membersihkan unsure-unsur yang jelek dan mengeluarkannya dan diantara jenis dan macam-macamnya berfungsi sebagai hiasan”.

Dari kedua hadist tersebut, dijelaskan bahwa pemakaian eyeliner untuk tujuan merawat dan menjaga kesehatan mata tanpa bermaksud  berdandan (tabbaruj) dalam Islam diperbolehkan.

Lalu bagaimana jika tujuannya adalah untuk berhias dan mempercantik diri?

Selain digunakan untuk merawat mata, eyeliner juga berfungsi sebagai hiasan. Jika tujuan memakai eyeliner ini adalah untuk mempercantik diri, berhias, kemudian diperlihatkan kepada laki-laki yang bukan mahramnya tentu tidak diperbolehkan. Namun, jika tujuan berhias dan mempercantik diri ini ditujukan untuk mahramnya (suami) hukumnya adalah sunah.

Jenis-jenis eyeliner apa saja yang boleh dipakai?

Saat ini, eyeliner memiliki jenis dan banyak macamnya seperti pencil liner , eyeliner kohl, pen liner, eyeliner liquid, gel liner, dan eyeliner cake. Dari berbagai macam jenisnya ini ada eyeliner yang bersifat waterproof (anti air). Namun, ternyata eyeliner waterproof ini justru tidak dianjurkan untuk menggunakannya karena dapat mengahalangi air wudhu yang mengenai permukaan wajah. Hal tersebut menyebabkan wudhu kita menjadi tidak sah.

Secara fiqih, sebagaimana dalam kitab Al-Fiqhul Manhaji alal Madzhabis Syafi’i dijelaskan bahwa wajib meratakan basuhan ke seluruh rambut dan kulit bagian anggota wudhu. Jika di bawah kuku-kukunya terdapat kotoran yang menghalangi sampainya air, atau cincin (yang dipakai dapat menghalangi sampainya air) maka tidak sah wudhunya. Hal ini berdasarkan hadits riwayat Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.

“Dari Abdullah bin Amr RA, ia berkata, ‘Kkami kembali bersama Rasulullah SAW dari Kota Mekkah menuju Madinah sampai ketika kami menemukan air di tengah perjalanan, maka sekelompok orang (kaum) segera bergegas shalat ashar, mereka pun berwudhu dengan tergesa-gesa, sampai kami berakhir sedangkan tumit mereka jelas sekali masih kering tidak tersentuh air. Maka Rasulullah SAW bersabda, “Celakalah bagi tumit-tumit itu karena api neraka. Sempurnakanlah wudhu kalian.”

Nah, ketika kita terlanjur menggunakan eyeliner yang bersifat waterproof atau dapat menghalangi air wudhu yang mengenai wajah maka kita harus menghapusnya terlebih dahulu.

Oleh karena itu ladies, jika ingin memakai eyeliner sebaiknya pilihlah eyeliner yang tidak bersifat waterproof (anti air) dan mudah terhapus oleh air sehingga memudahkan kita dalam berwudhu.

Satu lagi ya ladies, yang perlu diperhatikan adalah tujuan dari pemakaian eyeliner ini menjadi dasar diperbolehkan dan tidak diperbolehkannya kita dalam memakainya. Jangan sampai kita memakai eyeliner dengan tujuan yang salah (tabbaruj), padahal Islam menganjurkan kita memakai eyeliner untuk tujuan merawat dan menjaga kesehatan mata.

http://www.muslimah.co.id/fiqih/2016/06/25/hukum-memakai-eyeliner-dalam-islam

http://www.nu.or.id/post/read/81536/status-eyeliner-dalam-hukum-islam

https://muslimah.or.id/6496-fatwa-ulama-bolehkah-wanita-memakai-celak.html

https://muslimah.or.id/3779-boleh-berhias-tapi-etika-berhias-wanita-muslimah.html

http://www.ummi-online.com/hukum-fiqih-pakai-eyeliner-mata-ala-cleopatra.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *