Kepedulian Sosial di Era Modern

Kepedulian Sosial di Era Modern

Di jaman modern seperti sekarang ini hampir semua elemen kehidupan tidak terlepas dari teknologi akibatnya kita menjadi mudah untuk melakukan apapun, dapat dikatakan kini kita hidup di jaman serba instan, kehidupan menjadi lebih praktis sehingga kini kita dapat dengan mudah mendapatkan atau mencapai apa yang kita inginkan dengan teknologi yang serba canggih. Akibat dari hal tersebut interaksi kita terhadap sesama manusia menjadi berkurang karena kita lebih mengandalkan teknologi dibanding peran manusia yang tentunya memberi dampak langsung terhadap kehidupan sosial dimana kita berada. Akhirnya semua orang nyaris menjadi apatis, tidak peduli terhadap sekeliling kita dan orang-orang di sekitar kita dan tidak lagi mengedepankan kebersamaan. Bahkan tampaknya kegiatan sosial kemasyarakatan, apalagi di perkotaan, sudah menjadi barang asing. Masing-masing orang tampak sibuk dan memikirkan urusannya sendiri-sendiri yang membuat kita menjadi pribadi yang individualistik padahal pada hakikatnya kita semua merupakan makhluk sosial yaitu manusia yang senantiasa hidup dengan manusia lainnya atau bermasyarakat. Namun dibalik itu semua, masih adakah rasa peduli di dalam hati nurani kita?

Jika kita tengok ke kehidupan nyata ada banyak sekali orang-orang yang membutuhkan uluran tangan kita, banyak di antara mereka yang membutuhkan pertolongan kita. Dalam Islam pun peduli kepada sesama merupakan bagian dari ajaran Islam itu sendiri. Pribadi-pribadi muslim yang dipenuhi rasa simpati dan empati kepada orang lain lebih dicintai oleh Allah SWT. Sebaliknya, mereka yang bersifat arogan dan individualis mendapat murka-Nya. Allah SWT berfirman: “Dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik padamu” (QS. Al-Qashas: 77). Berbuat baik di sini mengandung banyak makna. Salah satunya adalah peduli. Peduli dapat diejawentahkan dalam bentuk saling menolong terhadap sesama manusia dalam kata lain kata lain kita senantiasa ada saat orang lain membutuhkan kita, berbagi atau memberikan kelebihan rezeki kepada orang lain juga merupakan bentuk kepedulian. Dalam Islam, wujud berbagi itu bisa berupa sedekah dan zakat. Jika bersedekah itu bersifat anjuran, sedangkan zakat itu wajib sebagai tanda menyucikan hartanya. Berbagi harus juga dilandasi dengan keikhlasan untuk membantu orang lain atau saudara yang membutuhkan. Tak boleh ada keberatan dalam hati saat menyalurkan pemberian tersebut, kecuali hanya mengharap ridha Allah semata. Jika yang diutamakan adalah hal demikian, maka Allah SWT telah menjanjikan pahala yang berlipat ganda. Sudah jelas bahwa Allah SWT memerintahkan kita untuk saling peduli terhadap sesama manusia. Sudah sepatutnya kita tidak hanya memikirkan kepentingan pribadi. Jaman yang serba canggih saat ini janganlah membuat kita tergantung terhadap teknologi dan tidak lagi bekerja bersama-sama dengan manusia lainnya. Mari kita hilangkan sikap individualistik yang ada pada diri kita agar kita sebagai sesama muslim senantiasa saling peduli sehingga masing-masing dari kita merasakan kebermanfaatan dari saling peduli, saling berbagi, dan saling membantu terhadap sesama yang pada akhirnya silaturrahmi di antara kita tetap terjalin.

Defi Wirdah Amara

Staf Sosial Kemasyarakatan (Sosmas) FSI FEB UI 2015

One thought on “Kepedulian Sosial di Era Modern

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *