Jangan Malas Olahraga Walau Sedang Puasa

Jangan Malas Olahraga Walau Sedang Puasa

 

Assalamualaikum, Sahabat!

Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang selalu ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia karena bulan Ramadhan merupakan sekumpulan hari-hari yang memiliki nilai yang besar di dalam hati umat muslim di dunia.

Datangnya bulan Ramadhan di Indonesia membawa banyak perubahan bagi kehidupan masyarakat Indonesia yang mayoritas rakyatnya memeluk islam seperti contohnya masjid-masjid yang lebih sering dipenuhi orang, kegiatan dan jadwal kerja masyarakat berubah dan masyarakat pun cenderung lebih banyak bersedekah. Perubahan-perubahan tersebut merupakan perubahan-perubahan baik yang selalu dapat kita lihat bersama-sama di saat Ramadhan.

Sayangnya perubahan lain yang sering muncul di bulan Ramadhan adalah penurunan tingkat olahraga masyarakat di saat puasa.

Bulan Ramadhan mewajibkan kita untuk mengendalikan seluruh hawa nafsu yang kita miliki dan salah satunya adalah menahan lapar dalam rentang waktu 10 hingga 12 jam dalam satu hari sehingga wajar saja kebanyakan orang akan mengurangi jumlah waktu olahraganya dalam satu hari, namun yang perlu diperhatikan disini adalah puasa tidak boleh menjadi alas an untuk tidak berolahraga sama sekali karena berolahraga pun sebenarnya merupakan bentuk ibadah yang dapat kita lakukan di dalam bulan Ramadhan.

Islam mendorong pemeluknya untuk menjadi manusia yang kuat dari segi jasmani maupun rohani seperti disebutkan di dalam Al-Quran danHadits bahwa:
قَالَتْ إِحْدَاهُمَا يَا أَبَتِ اسْتَأْجِرْهُ إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الأمِينُ
Yang artinya:
“Karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat fisiknya lagi dapat dipercaya.” (QS. al-Qashash: 26).

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَلْـمُؤْمِنُ الْقَـوِيُّ خَـيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَـى اللهِ مِنَ الْـمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ، وَفِـيْ كُـلٍّ خَـيْـرٌ
Yang Artinya :
“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu , beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan.”

Selain itu pula olahraga pun dapat menjadi bentuk rasa syukur kita atas kesehatan tubuh kita yang merupakan pemberian dari Allah karena tubuh kita ini pun merupakan titipan dari Allah dan kita sebagai makhluk ciptaan Allah memiliki tanggung jawab untuk menjaganya pula.

Banyak pendapat berbeda yang menyatakan kapan waktu yang tepat untuk berolahraga di bulan Ramadhan namun berdasarkan beberapa sumber waktu berolahraga yang tepat di saat puasa harus disesuaikan pula dengan tujuan berolahraganya yaitu:

1. Menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh
Apabila alasan untuk berolahraga di bulan Ramadhan hanya untuk menjaga kebugaran tubuh saja, olahraga dapat dilakukan di pagi hari sekitar 2 hingga 3 jam setelah makan dan juga dapat dilakukan 1,5 hingga 2 jam sebelum berbuka puasa. Dengan catatan memilih olahraga yang ringan apabila ingin dilakukan di pagihari.

2. Menjaga dan melatih kekuatan otot
Apabila alasan berolahraga di bulan Ramdhan adalah untuk menjaga dan melatih massa otot, maka waktu yang sangat disarankan adalah sekitar 1,5 hingga 2 jam sebelum berbuka puasa.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk berolahraga di bulan Ramadhan, lho!

1. Perbanyak latihan cardio dan latihan otot ringan seperti sit-up dan push-up sebelum memasuki bulan Ramadhan untuk melatih stamina dan fleksibilitas otot.

2. Meminum banyak air di saat berbuka dan sahur.

3. Jangan memilih olahraga yang terlalu berat seperti angkat beban dan berlari.

4. Kenali diri dan jangan memaksakan diri apabila merasa pusing dan lemah.

5. Menghindari konsumsi makanan berlemak yang berlebih.

Berpuasa mungkin mengurangi semangat kita dalam berkegiatan sehari-hari tetapi jangan menjadi penghambat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Olahraga di saat puasa bukanlah hal yang sulit dilakukan asalkan kita memiliki niat dan keinginan yang kuat untuk melaksanakannya, dan dapat menjadi amalan apabila kita niatkan untuk ibadah dan bersyukur pada Allah.

Maka, jangan malas berolahraga walau sedang berpuasa!

#YukOlahraga!

Sumber:
1. Samiadi, Aprilia; ”Olahraga Saat Puasa, Sebelum Buka atau Setelah Buka?”; 7 September 2017;https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/puasa-ramadhan-2017/olahraga-saat-puasa-sebelum-buka-atau-setelah-buka/ diakses 21 april 2018

2. “Olahraga yang aman di bulan puasa”; 6 Agustus 2011; https://health.detik.com/hidup-sehat-detikhealth/1698079/olahraga-yang-aman-di-bulan-puasadiakses 21 April 2018

3. Glenniza, Dex; “Memasyarakatkan Olahraga di Bulan Ramadhan ”;https://sport.detik.com/aboutthegame//pandit/d-2953268/memasyarakatkan-olahraga-di-bulan-ramadan diakses 21 April 2018

4. “Panduan Olahraga Selama Ramadhan”;https://meetdoctor.com/article/panduan-olahraga-selama-ramadhan diakses 21 April 2018

===============
Departemen Sosial Masyarakat
FSI FEB UI
Rumah Ukhuwah Kita
#SpreadingWisdom | 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *